Minggu, 04 November 2012

Puisi Jatuh Cinte Uueeiiyyy,



Pemuja Rahasia

oleh Septian Abdiansyah



Setiap kata adalah mutiara itulah lantunan setiap aku berbicara kepada kamu
Diam bukan berarti takut, hanya malu yang selalu menyertai perjalanan ku
Bagian di dalam dada kadang berdetak meskipun diiringi mata kosong
Ketika pertama melihat paras yang indah dari hati yang tercermin di wajahmu



Aku mungkin adalah kosong
Karena miskin akan reputasi
Materi dan tahta



Dengarlah pujaan hatiku sayang jamah lah surat dengan jutaan pena yang tertulis
Di meja rutinitas mu



Meskipun kadang pertemuan itu hal yang mendebarkan
Hanya diam yang kadang aku lakukan, bukan maksud bisu
Tapi takjub akan kuasa Tuhan yang menciptakan kamu
Bacalah dengan hati, meskipun kamu tahu manusia kosong yang kini mengagumimu




Karya : Septian Abdiansyah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar